BAB 3 Bulutangkis - chorina study blog

lets smart together!~


Breaking

Post Top Ad

Post Top Ad

Kamis, 21 Maret 2019

BAB 3 Bulutangkis


materi badminton
Permainan badminton merupakan permainan yang sifatnya individual yang bisa dilakukan dengan cara satu lawan satu ataupun dua lawan dua dalam materi  badminton atau bulutangkis ini menggunakan alat yang bernama raket sebagai pemukul dan kok yang menjadi objek pukulnya.
Tujuan utama dari permainan badminton ini yaitu mengumpulkan angka sebanyak 21 angka pemain yang bisa mengumpulkan poin sampai 21 terlebih dahulu maka dia yang menjadi pemenangnya agar dapat memenangi permainan maka pemain harus mempunyai beberapa keterampilan dasar dalam permainan badminton.
Dalam permainan badminton ini setiap pemainnya memerlukan bantuan sebuah raket yang digunakan untuk memukul shuttlecock secara bergantian dari setiap regu yang bertanding.
Permainan badminton ini adalah untuk mendapatkan shuttlecock dengan cara memukul atau mengembalikan shuttlecock sedemikian rupa. Sehingga bisa jatuh ke lantai atau lawan tidak dapat mengembalikan kok dengan baik.
Olahraga badminton atau bulutangkis ini cukup populer di dunia, khususnya di wilayah Asia Tenggara dan Asia Timur, juga Indonesia. Induk organisasi dari bulutangkis nasional yaitu PBSI atau Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia.
Organisasi ini didirikan tahun 1951. Peraturan permainan bulutangkis ditetapkan oleh IBF atau Internasional Badminton Federation. Indonesia secara resmi juga telah menjadi anggota IBF tahun 1953.

PERATURAN BADMINTON

materi badminton
Dalam materi badminton, peraturan yang berlaku adalah harus sesuai dengan peraturan IBF. Kebijakan ini bukan hanya berlaku untuk peralatan dan perlengkapan yang digunakan saja. Akan tetapi, partai yang berkepentingan juga harus mengikutinya seperti misalnya produsen peralatan.
Para pemain dalam permainan badminton dibedakan menjadi beberapa partai. Partai tersebut diantaranya adalah partai tunggal dan partai ganda. Partai ini berlaku untuk putra dan putri. Akan tetapi, dalam partai ganda ada ganda campuran.
Pertandingan akan dipimpin seorang wasit yang dibantu 4 hakim garis. Jika bola keluar garis isyarat hakim garis adalah dengan merentangkan kedua tangan ke samping.
Sebelum permainan dimulai, maka akan diadakan undian lebih dahulu untuk melakukan servis terlebih dahulu bagi regu yang menang dalam undiannya.
Perhitungan atau skorsing di dalam permainan badminton mempunyai ketentuan sebagai berikut:
  • Dilakukan dengan dua kali kemenangan
  • Sejak februari 2006, maka semua partai permainan menggunakan sistem pemenang 2 dari 3 set yang masing-masing diraih dengan sistem penilaian rally point. Sistem ini dilakukan dengan jumlah setiap game 21. Dan jika terjadi kedudukan nilai 20-20, maka dinamakan yus. Sehingga untuk mencari kemenangan setelah kedudukan itu selisih dua poin lebih dulu harus bisa diraih.
  • Bila pihak server melakukan kesalahan, maka penerima server dinyatakan akan pindah bola dan memperoleh nilai 1 poin.
  • Bila penerima server melakukan kesalahan, maka pemain server memperoleh nilai 1 poin.
  • Server melakukan kesalahan bila letak shuttlecock ketika dipukul lebih tinggi dari pinggang server. Atau ketika shuttlecock dipukul badan raket tak diarahkan ke bawah, sehingga semua bagian kepala raket tidak secara jelas dan nyata ada di bawah tangan server yang memegang raket.

MATERI TEKNIK DASAR BADMINTON

Dalam teknik dasar materi badminton terdiri dari:
  • Cara memegang raket yang terdiri dari tiga macam cara
Pegangan dasar atau forehand pegangan ini bisa didapat dengan cara mendirikan raket dengan sisi tegak dengan lantai ini hampir sama dengan posisi tangan yang sedang bersalaman.
Cara memegang backhand ini bisa dilakukan dengan cara memutar seperempat ke kanan dari pegangan forehand.
Pegangan pukul kasur, mula-mula raket diletakkan mendatar di atas lantai. Lalu ambil dan pegang raket di bagian pegangan. Sehingga bagian tangan antara ibu jari dan juga telunjuk menempel di bagian permukaan yang lebar.
  • Teknik pukulan
Ini merupakan cara-cara untuk melakukan pukulan dalam permainan badminton. Tujuannya adalah untuk menerbangkan shuttlecock ke lapangan lawan. Ada berbagai macam teknik dasar dari pukulan di dalam permainan badminton yaitu:

SERVIS

Servis yaitu pukulan pertama dalam mengawali permainan badminton. Di samping itu, servis dilakukan setelah bola mati. Jika terjadi kesalahan dalam servis, tentu akan menguntungkan lawan. Diantaranya lawan akan mendapatkan poin bila servis menyangkut atau gerakan servis salah.
Servis yang tanggung untuk ganda menyebabkan lawan bisa merusak pertahanan dengan pengembalian dari servis yang sulit dicapai. Oleh sebab itu, teknik servis harus memperoleh perhatian utama sebelum memberikan teknik lain dalam permainan badminton.
Pukulan servis: pukulan menggunakan raket untuk menerbangkan shuttlecock ke bidang lawan dengan diagonal. Tujuannya sebagai permulaan permainan ada berbagai macam pukulan servis yakni:
  1. Servis cambuk
  2. Pukulan servis mendatar
  3. Servis panjang
  4. Pukulan servis pendek
Pukulan lob: Pukulan ini merupakan pukulan dalam permainan bulutangkis yang tujuannya menerbangkan shuttlecock setinggi mungkin mengarah jauh ke bagian belakang garis lapangan lawan pukulan ini bisa dilakukan dengan dua cara:
Underhand lob: Pukulan lob yang dilakukan dari bawah. caranya dengan memukul shuttlecock yang ada di bawah badan dan dilambungkan tinggi ke bagian belakang.
Overhead lob: Pukulan lob ini dilakukan dari atas kepala dengan cara menerbangkan shuttlecock melambung ke bagian belakang.

MATERI BADMINTON TINGGI NET BADMINTON
Net atau jaring yang digunakan dari tali halus dengan warna gelap, memiliki lubang dengan jarak 15-20 mm. Panjang net sesuai lebar lapangan.  6,10 m dan 76 cm di bagian atas pita putih selebar 7,5 m. Untuk tinggi tiang net 155 cm dan bagian tengah net 1,524 m dari permukaan lantai tingginya.
Setelah mengetahui materi badminton dengan baik, maka kini anda bisa bermain badminton atau bulu tangkis dengan benar. Selamat mencoba!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Top Ad